home

PALESTINA TERKINI

Terjemah

Jika Allah SWT. mencintai hambaNya

ALLAH MENCINTAI SEORANG HAMBA YANG BAIK DAN BERTAKWA DAN TIDAK BANYAK DIKENAL, HATI MEREKA IBARAT LENTERA-LENTERA PETUNJUK YANG MUNCUL DARI SETIAP BUMI YANG GELAP سنن ابن ماجه ٣٩٧٩: حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ عِيسَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِأَنَّهُ خَرَجَ يَوْمًا إِلَى مَسْجِدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَجَدَ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ قَاعِدًا عِنْدَ قَبْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبْكِي فَقَالَ مَا يُبْكِيكَ قَالَ يُبْكِينِي شَيْءٌ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ يَسِيرَ الرِّيَاءِ شِرْكٌ وَإِنَّ مَنْ عَادَى لِلَّهِ وَلِيًّا فَقَدْ بَارَزَ اللَّهَ بِالْمُحَارَبَةِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْأَبْرَارَ الْأَتْقِيَاءَ الْأَخْفِيَاءَ الَّذِينَ إِذَا غَابُوا لَمْ يُفْتَقَدُوا وَإِنْ حَضَرُوا لَمْ يُدْعَوْا وَلَمْ يُعْرَفُوا قُلُوبُهُمْ مَصَابِيحُ الْهُدَى يَخْرُجُونَ مِنْ كُلِّ غَبْرَاءَ مُظْلِمَةٍ
Sunan Ibnu Majah 3979:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya riya' yang paling ringan pun sudah terhitung syirik, dan sesungguhnya orang yang memusuhi wali Allah maka dia telah menantang bertarung dengan Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang baik lagi bertakwa dan tidak dikenal, yaitu orang-orang yang apabila menghilang maka mereka tidak dicari-cari, dan jika mereka hadir maka mereka tidak di kenal, hati mereka ibarat lentera-lentera petunjuk yang muncul dari setiap bumi yang gelap."
-
JIKA ALLAH MENCINTAI SEORANG HAMBANYA, JIBRIL DAN SELURUH PENGHUNI LANGIT AKAN DIPERINTAHKAN UNTUK MENCINTAI NYA JUGA
صحيح البخاري ٦٩٣١: حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ هُوَ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي
هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي جِبْرِيلُ فِي السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ وَيُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي أَهْلِ الْأَرْضِ
Shahih Bukhari 6931:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Tabaraka wa Ta'ala jika mencintai seseorang, Ia memanggil Jibril 'Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia, sehingga Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril memanggil seluruh penghuni langit seraya berseru, 'Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia, maka penghuni langit pun mencintainya, sehingga orang tersebut diterima oleh penduduk bumi.”

BAGIMU AMALMU… BAGIKU AMALKU…


Pada suatu hari terjadi perdebatan yang sangat sengit antara dua orang muslim :
A : “Kalau disuatu desa ada 5 orang yang meninggal harinya sama cuma beda jam. Terus malamnya tahlilankan ,lha apa waktunya cukup?? Kemarin desa tempat teman ada yg meninggal 3 orang sudah ribet, habis magrib tahlilan, habis 'isak tahlilan, habis tahlilan tahlilan lagi apa ya gak capek?”
B : “pilihlah yg terdekat dari rumah anda”
A : “Kalau tetangga yang lain marah gimana...?
B : “in sya Alloh gak marah kan dikampung banyak bukan diisi 2 atau 3 orang”
A : “ Bhuahahaha...itulah bid'ah tahlilan, menyengsarakan dan menyulitkan. Buat ajaran dan ritual tanpa ada tuntunan dari as salafuh ash shalih. 7, 40, 100, 1000 hari.....laa hawla walaa quwwata illa billaah “
B : “bid,ahnya dimana kang afwan…?”
A : “kalau yg deket dari kita temen kita...dan yang terjauh guru kita....gimana?”
B : “dibagi malam ini ditemen kita besok malamnya diguru kita afwan…”
A : “maaf saudara kalau yg meninggal puluhan... berarti tiap malam tahlilan...?”
B : “berarti kalau yg meninggal puluhan itu bisa jadi karna bencana atau dsb itu tahlilanya bersama sama atau dijamak, tiada yg susah dalam islam “
A : “maaf saudara...ada didaerah acara itu harus potong kerbau... berarti kerbau yg dipotong juga banyak...? “
B : “ kalau masalah hidangan itu gak ada paksaan dalam hal ini ...hehehe… apalagi kang afwan?”
A : “maaf .... kalau yg meninggal org miskin semua ... siapa yg membiayai acara itu...?”
B : “hehehe…. saya sudah bilang kalau masalah hidangan gak harus...”
A : “tapi itu tradisi... bisa bisa kualat katanya...?”
B : “ hehehe ….jangan fitnah , ada orang meninggal kita datang kerumah simayat sampai disitu kita duduk dilarang baca baca sesuatu, seperti dzikir tahlil, makan minum, terus ngantar mayat kekubur, dilarang baca dzikir, yg gali kubur biar haus gak usah dikasih minum, karna itu ...? biar yg gali haus kelaparan, biar mampus sekalipun tidak ada urusan gitu ? …. Afwan “
A : “kita doakan si mayit dalam hati... Alloh Maha Tahu hati kita.... dan yg gali kubur dimuliakan layaknya tamu...dikasih makan ...minum...”
B : “.... sepi mencekam dong.......!! hehehe… afwan “
A : “biasanya kalo bacaan dzikir dan doa dikeraskan itu tepatnya untuk anak anak...karena mereka masih tahap belajar... dan harus dikeraskan bacaannya ...afwan.”
B : “... memang salah baca dzikir dari hati dan diucapkan lewat lisan ?
A : “ya gak salah sih… Cuma ga logis aja didepan Sang Maha Mendengar kita teriak-teriak seolah olah Dia Tuli “
B : “tadi saudara katakan …”yang gali kubur dimuliakan layaknya tamu...dikasih makan-minum...alhamdulillah klo ini aku setuju kang..”
Perdebatan itu berakhir dengan saling berjabat tangan
A : “maafkan saya kang jika salah kata-kata… sebab saya tidak bermaksud menyakiti hati akang… kita tidak bisa disatukan dalam masalah ini…. Kita punya cara pandang yg berbeda…jika di akhirat kelak akang masuk syurga karena keyakinan akang dan mendapat ampunan serta di-Ridho Alloh SWT…. dan saya masuk neraka lantaran kemaksiatan yang tidak terampuni maka jangan lupakan saya…. mohonlah pada Alloh SWT untuk mengajak saudaramu yang dhoif ini kedalam syurgaNya…?”
B : “Sama-sama kang saya juga mohon maaf….jika keyakinan saya ini salah dan saya masuk neraka….sedangkan akang masuk syurga, maka jangan lupakan saya…. mintalah pada Alloh SWT untuk mengajak saya kedalam syurgaNya…?”
Intinya : semua kita akan mempertanggung jawabkan semua amal yang kita lakukan didunia ini
Posted by Indonesi on 21 April 2015

Follow by Email and Facebook

<"http://www6.cbox.ws/box/?boxid=685322&boxtag=87eh9b&sec=main">
Mau punya buku tamu seperti ini?
Klik di Tamu 1 x 24 jam harap lapor !!! KLIK DISINI