home

PALESTINA TERKINI

Terjemah

BANYAK KAWAN TAK ADA LAWAN (Bab 12 - 16)




Para Pembaca yang saya hormati….pada BAB-BAB berikutnya ….saya akan ketengahkan sedikit prestasi Indonesi dan beberapa teman-teman sekolahnya….kalau ada teman-temannya yang kurang baik akhlaqnya,… maka dilarang untuk mengikuti/meniru perilaku tercela tersebut…. selamat mengikuti kisah selanjutnya….

(DIPANGGIL “NASI”)
BANYAK KAWAN TAK ADA LAWAN

BAB 12

Sinetron zaman sekarang bagi anak-anak sangat cepat berpengaruh pada prilaku mereka, ketika disinetron ada pelaku yang suka mengejek pelaku lain maka cepat sekali diikuti anak-anak. Begitu pula dengan kebiasaan teman-teman Indonesi suka memanggil nama teman-temannya yang bagus dengan panggilan yang membuat mereka tertawa atau bahkan kesal dan marah . Robert dipanggil Robek, Pungky dipanggil Pengki, Paul (baca : poul) dipanggil Pa-ul, Indonesipun tak luput dipanggil nasi oleh mereka. Walaupun mereka suka bercanda dengan panggilan-panggilan seperti itu tetapi dihadapan guru-guru mereka tidak berani menggunakan panggilan nyeleneh itu,  karena takut nilainya dikurangi terutama pada penilaian sikap.




(CERIWIS yang CEREWET)
BANYAK KAWAN TAK ADA LAWAN

BAB 13
Diantara temannya ada yang bernama Ceriwis yang memiliki sifat cerewet dan suka ngedumel (mengeluh) dihadapan guru-guru apalagi didepan teman-temannnya. Sifat yang sangat disoroti para dewan guru adalah sifatnya yang terakhir yaitu suka mengeluh dikala pelajaran usai seperti yang sering keluar dari mulutnya “malas akh kalau begini…!” atau “nggak enak pelajarannya…!” atau “lebih baik nggak belajar tadi kalau tahu begini…!”.
Padahal pak Guru sudah sering manasihati bahwa belajar perlu syarat-syarat diantaranya bersabar. Sebagaimana diriwayatkan syarat menuntut ilmu adalah memiliki kemampuan menyerap pelajaran baik lemah, sedang ataupun tinggi, sungguh-sungguh, rajin, biaya, waktunya panjang dan selalu mendengar nasihat guru.
Ada juga yang sangat pendiam didalam kelas kalau tidak ditanya bahkan kalau ditanyapun diam seribu bahasa atau cukup dengan menggelengkan kepala dan mengangguk saja tapi prestasi akademiknya cukup baik dari kebanyakan temannya berkisar sepuluh besar kebawah jika dirangking semua siswa.


(SILO yang SILAU)
BANYAK KAWAN TAK ADA LAWAN

BAB 14
            Temannya yang satu ini selalu saja tidak mau mengalah sedikitpun. Suatu hari Indonesi sedang ngobrol asyik tentang satu hal dengan salah satu temannya. Disana didekatnya ada Silo yang gaya bicaranya selalu tinggi seolah mengetahui segalanya. Apalagi ketika Silo menceritakan orang yang tidak disukainya seakan mau memakan orang yang tidak disukainya itu. Dari analisis Indonesi ini kemudian diambil kesimpulan sikap dan akhlaq Silo jika ada orang yang dibencinya tanpa alasan yang jelas Silo selalu merendahkannya dihadapan orang lain bahkan tak segan Silo membuka aib saudaranya sendiri dan membanding bandingkan dengan dirinya.
            “Kemarin aku bertemu dengan Iwan, katanya baru saja ia dan keluarganya bertamasya ke luar negeri kalau tidak salah ke negeri kincir angin katanya…”
            “Hebat ya Iwan …!” seru Indonesi.
            “Aku saja belum pernah pergi ke daerah Indonesia seperti Danau Toba Sumatera Utara, Jembatan SURAMADU Jawa Timur, Gedung Sate Bandung, Dunia Fantasi Ancol dan masih banyak lagi …” keluh Budi
            “Sama … “

Tiba-tiba suara Silo menyambar bagai petir pembicaraan mereka.
            “Huh norak segitu saja sudah sombong … aku juga sudah pernah pergi ke luar negeri bahkan keliling dunia …, lihat saja sahabatku orang bule semua, Robert, Willian, Pungky, Poul …, kalau ke sekolah mereka membawa mobil mewah, sedangkan kalian ada yang jalan kaki setiap hari, dasar orang desa norak… nama kalian saja tidak keren, Budi, Iwan, Anto, Indonesi … aku dong Silo Barbara Albert persis nama orang Bule khan …?, Kalau kami muntah keluarnya saja roti dan keju sedang kalian kalau muntah paling yang keluar toge and jengkol …?”
            “Astaghfirulloh…, tidak boleh begitu kawan…, kita semua sama dihadapan Allah SWT, yang membedakan kita adalah ibadah dan ketakwaan kita…! “ Indonesi menasihati bak ustadz.
            “Gak usah ceramahin aku deh …, aku banyak punya kaset ceramah dirumah, Zainuddin MZ, Aa Gym, Uje,… ?” Silo sedikit emosi.
           
Kebiasaan Silo yang lain adalah suka membicarakan aib orang lain bahkan menambah nambah keterangan yang  menyesatkan juga sering berbisik-bisik kepada temannya padahal ada orang lain atau teman yang lain disampingnya.

 
(BUDI yang PEKERTI)
BANYAK KAWAN TAK ADA LAWAN

BAB 15
            Budi memiliki sikap yang hampir mirip dengan sikap Indonesi makanya mereka         nampak seperti sahabat karib. Mereka sering ngobrol tentang kegiatan bulan Mubarak yaitu bulan Ramadhan.

“Bulan Ramadhan kemarin, kamu sholat ‘ied dimana si ….?”
“aku dan abiku sholat ‘ied dimasjid dekat rumahku, kebetulan masjid itu menyelenggarakan berbagai kegiatan termasuk i’tikaf sepuluh hari di bulan Ramadhan …,”
“Oh… begitu”
“Saat pawai Ramadhan kamu membuat poster apa Bud …?” Tanya Indonesi memanggil memori lama yang tersimpan menjelang Ramadhan.
“Oh …. Saat itu aku menggambar rambu-rambu lalulintas tapi yang berhubungan dengan Ramadhan seperti gambar garpu, sendok, makanan, minuman dengan warna merah tanda larangan” Budi menjelaskan dengan detilnya.
“Kalau tilawah Al Qur’an kamu berapa kali khatam Bud… ?”
“Aku cuma dua kali khatam si…, pasti kamu tiga kali kan…!”
“Kamu tahu saja Bud…”
“Ya lah… kan aku mendengar pembicaraan abiku dengan abimu saat abimu silaturrahim kerumahku”
“Oh… begitu”
 “Mengenai lomba khataman Qur’an setiap tanggal 17 Ramadhan kamu ikut ga…?
 “Ohh… yang dimulai dari ba’da shubuh sampai maghrib itu yang diadakan di masjid At taqwa ya…?
 “Ya…”
“Alhamdulillah aku ikut… itu kali kedua aku khatam Qur’an dan sisa waktu dari tanggal 18 Ramadhan sampai maghrib menjelang malam takbiran aku selesaikan yang ketiga kalinya …”
“Mengenai 10 malam terakhir kamu I,tikaf dimana ?”
“Aku I’tikaf di masjid At tiin Taman Mini Indonesia Indah dekat terminal kampung rambutan seperti biasa….”
“Kalau aku I’tikaf di masjidil haram mekah kebetulan keluargaku diajak umroh dari tempat abiku bekerja…”
“Subhanalloh nikmat sekali Bud …”
“Alhamdulillah ini kali pertama aku melihat ka’bah yang sering dijelaskan Ustadz disekolah kita ternyata sangat menakjubkan …”
“Ya Alloh… aku ingin kesana seperti sahabatku ini…”
“Aamiiin ….”


(BADU yang SUKA MENGULUR WAKTU)
BANYAK KAWAN TAK ADA LAWAN

BAB 16

            Badu adalah anak yang periang yang bergaul dengan siapa saja baik dari kalangan anak-anak yang selalu berprestasi seperti Indonesi maupun berteman dengan Silo yang suka memamerkan kebanggaan teman-teman dan orang tuannya.  Kekurangan Badu adalah suka mengulur ulur waktu jika diberi tugas oleh Guru sehingga tidak jarang Guru tersebut jengkel dibuatnya. Tapi Badu  sangat semangat dengan pelajaran yang disukainya sebut saja pelajaran Agama bahkan nilainya bisa sampai sepuluh saat Ulangan Kenaikan Kelas (UKK). Guru tersebut tidak sadar mengapa Badu bersemangat dengan pelajaran satu dan tidak tertarik dengan pelajaran lain. Jika saja sang Guru mau meneliti sikap Badu tersebut ternyata masalahnya adalah bukan sikapnya yang suka mengulur ulur waktu tetapi suka atau tidak suka Badu terhadap berbagai mata pelajaran sekolah. Saat pelajaran Agama Badu pernah curhat bahwa cara penyampaian Guru Agama sangat ia sukai dan saat pelajaran Bahasa Mandarin ia mengaku Gurunya sangat galak padahal Guru Mandarin Badu terkenal lembut dikalangan Guru yang lain. Berarti masalahnya bukan pada Badu tetapi pada Guru Mandarin yang tidak belajar kepada Guru Agama Badu. Badu adalah sebagian siswa korban keegoisan sang Guru Mandarin yang kurang berinovasi dalam mengajar. Apalagi dalam rapat kenaikan kelas Guru Mandarin yang tidak dapat menguasai sikap Badu selalu menyalahkan siswa-siswa yang lain tanpa solusi atau pemecahan masalah yang jelas yang dapat dijadikan pegangan buat Guru-Guru yang lain.






Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Posting Komentar

Posted by Indonesi on 21 April 2015

Follow by Email and Facebook

<"http://www6.cbox.ws/box/?boxid=685322&boxtag=87eh9b&sec=main">
Mau punya buku tamu seperti ini?
Klik di Tamu 1 x 24 jam harap lapor !!! KLIK DISINI